Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar – Ada beberapa alasan mengapa seseorang ingin memformat flashdisknya diantaranya adalah memori penyimpanan penuh dan flashdisk terkena virus. Flashdisk yang terkena virus harus di format sebelum bisa digunakan sebagai penyimpanan kembali.

Virus juga membuat file yang berada di dalam flashdisk tersebut akan berubah menjadi shortcut dan tidak bisa dibuka. Tapi selain itu dengan melakukan format flashdisk kalian juga akan lebih cepat untuk mengkosongkan kapasitas dari flashdisk tersebut. Nah, tanpa panjang lebar yuk ikuti tutorialnya dibawah ini.

Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar

Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar

Format ini juga menjadi salah satu cara mengosongkan ruang di flashdisk dengan instan terutama jika Anda memiliki banyak file di dalam flashdisk tersebut. Dengan melakukan  format ini, flashdisk akan seperti baru lagi dan virus yang ada di dalam flashdisk tersebut hilang. Bagi Anda yang ingin melakukan format pada flashdisk simak caranya yang benar berikut ini:

  1. Hubungkan Flashdisk yang ingin di format ke Komputer
    Hubungkan Flashdisk ke KomputerCara format flashdisk yang pertama adalah Anda harus menghubungkan flashdisk ke komputer terlebih dahulu. Pastikan jika flashdisk Anda bisa ke detect ke PC atau komputer. Jika tidak bisa terdeteksi bisa jadi port USB rusak atau bermasalah. Cobalah ganti menggunakan port USB yang lainnya.
  2. Klik File Explorer atau My Computer
    Klik komputer atau File Explorer
    Setelah itu lakukan klik pada File Explorer atau Komputer . Di sini Anda akan bisa melihat partisi disk dan juga ukurannya di PC Anda misalnya Local Disk C, D, E, dan lain sebagainya. Di bagian ini pula Anda juga akan melihat size dan juga nama flashdisk Anda. Jika warnanya biru itu tandanya masih ada ruang penyimpanan sedangkan jika warnanya merah itu tandanya penyimpanan hampir penuh atau sudah penuh.
  3. Klik Kanan pada Flashdisk dan Pilih Format
    Klik Kanan Pilih FormatAnda bisa melakukan klik kanan pada flashdisk Anda kemudian pilihlah format. Setelah itu Anda bisa memilih pilihan yang Anda inginkan mulai dari file system, Allocation Unit Size, Volume Label dan juga Format Options. File System pada flashdisk ada tiga buah file system yaitu NTFS, FAT32, dan juga exFAT. NTFS merupakan file system yang menjadi journal dimana bisa menyimpan semua catatan operasi yang dilakukan oleh device. Journal ini juga bermanfaat untuk pendeteksian kesalahan dan juga bisa memulihkan device jika ada kegagalan drive atau pemadaman listrik. FAT adalah file system yang mana hanya mampu menyimpan file dengan kapasitas maksimal 4GB, sedangkan exFAT adalah upgrade total dari FAT32.

    Allocation Unit Size adalah merupakan ruang kecil yang diberikan ke sistem untuk proses writing pada flashdisk. Ketentuan dari Allocation Unit Size adalah semakin besar ruang partisinya yang dialokasikan membuat performa sistem untuk membaca file yang ada di flashdisk semakin besar begitu pula sebaliknya. Pada pilihan ini bisa sesuai dengan kebutuhan.

    Jika Anda menginginkan penyimpanan file yang ukurannya besar maka maksimalkan di Allocation Unit Size untuk performa yang lebih baik. Yang terakhir adalah volume label yang mana bisa diisikan nama sesuka hati. Namun untuk pemberian nama ini harus disesuaikan dengan file system yang Anda pilih dimana NTFS maksimalnya hanya 32 huruf saja dan FAT maksimum 11 huruf dan bisa mengandung berbagai karakter.

  4. Hilangkan tanda Centang pada Quick Format
    Hilangkan Tanda Centang Quick Format
    Cara format flashdisk yang terakhir adalah Anda harus menghilangkan tanda centang pada bagian quick format. Dengan memberikan tanda centang pada quick format akan membuat flashdisk tidak bisa melakukan deep scan dan hanya mampu menghapus file isi saja. Flashdisk juga tidak bisa melakukan scan untuk melakukan diagnosis bad sector dimana prosesnya tidak bisa dilakukan secara instan. Setelah semuanya sudah benar, lakukan start untuk melakukan pemformatan pada flashdisk Anda. Setelah itu klik OK pada jendela dialog JavaScript yang muncul.

Flashdisk berbeda dengan hard disk eksternal yang memiliki kapasitas penyimpanannya sangat besar. Karena kapasitasnya yang kecil itulah membuat seseorang harus sering melakukan pemformatan berulang kali pada flashdisknya. Lakukanlah Cara Format Flashdisk yang Baik dan Benar agar flashdisk tidak menjadi rusak dan mengalami bad sector.

1 komentar.

  1. Saya sdh coba apa yg seperti mas sarankan, semua sesuai dengan petunjuk bahkan sdh saya ulang, tapi kok flasdisk belum bener2 kosong, masih ada kira2 64 mb.
    Keterangan tambahan, itu flashdisk dulu sempat buat media install PC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *